Statistik

Hit hari ini : 185
Total Hits : 1,483,492
Pengunjung Hari Ini : 120
Pengunjung Online : 3
Total pengunjung : 401,789

Flag Counter

Home Even

Even

<< First < Previous 1 2 Next > Last >>

 09-04-2020  Festival Nasi Bekepor Halaman Unikarta

 09 April 2020

 Kecamatan Tenggarong


 10-04-2020  Festival Hari Budaya Tenggarong

 10 April 2020 - 12 April 2020

 Kecamatan Tenggarong

Tenggarong - Peringatan Hari Budaya  tanggal 12 April, dilaksanakan setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Penetapan nya  di ambil dari Peristiwa Tembak Moris sebuah momentum di mana tanah Kutai di bawah perlawanan kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura sebagai benteng budaya bangsa menahan serangan tentara asing. 

Makna penetapan hari budaya yaitu  untuk mengembangkan prilaku dan semangat gotong royong untung mengembangkan khasanah budaya di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Selain itu dapat menumbuh kembangkan sifat apresiasi cinta budaya dan tetap melestarikan adat istiadat warisan budaya. 

Adapun bentuk pelaksanaan hari budaya dapat berupa apresiasi seni, lomba tari jepen kreasi, seminar, diskusi, penggunaan atribut budaya dalam kegiatan resmi maupu aktifitas sosial, Exsebisi permainan tradisional, gelar kuliner tradisional, cerau nasi bekepor, pesta panen, serta pemberian penghargaan pada pelaku budaya serta aktifitas lainnya.

 15-04-2020  Nutuq Baham Festival Kutai Adat Lawas Kedang Ipil Kota Bangun

 15 April 2020 - 19 April 2020

 Kedang Ipil Kecamatan Kota Bangun


Kedang Ipil - Nutuk Beham yang artinya adalah menumbuk Beham, merupakan ritual yang dilaksanakan oleh masyarakat desa Kedang Ipil pada saat permulaan musim panen raya. Ritual ini dilaksanakan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, Prosesi adat Nutuk Beham berlangsung Pelataran yang dibangun sebelah balai desa selama 3 hari 3 malam tanpa henti dengan jumlah padi yang ditumbuk sebesar 2,5 Ton,  Di awali dengan memanen padi ketan hitam dan putih, padi atau gabah tersebut kemudian direndam dalam air selama tiga malam. Kemudian padi yang telah direndam diangkat dan disangrai dalam wajan berukuran besar diatas tungku yang digali pada permukaan tanah yang disebut ngehantuhui.



Padi atau gabah yang telah disangrai itulah yang disebut dengan istilah
beham. Beham kemudian didinginkan dan dilanjutkan dengan menumbuk untuk
melepaskan kulit ari pada beham. Prosesi menumbuk beham inilah yang
kemudian menjadi asal muasal nama ritual nutuk beham. 



Keunikan yang ada pada proses nutuk beham adalah menggunakan lesung yang
dibuat dari batang pohon cempedak dan diatur sedemikian rupa diatas
panggung. Warga secara bergantian dan berkelompok mulai menumbuk atau
menutuk beham dan pada saat alu di tumbukkan, lesung mengeluarkan bunyi
khas dan berirama sesuai kekuatan yang menumbukkan alu pada lesung. 



Beham yang telah ditumbuk kemudian di tampi untuk membuang sisa-sisa
kotoran dan kemudian langsung diolah menjadi kue, yaitu dengan
menyiramkan air panas atau merang, lalu dicampur dengan parutan kelapa
dan gula habang (merah) dan di aduk sampai merata dan disebut dengan
bungkal beham. Bungkal beham yang telah jadi diletakan pada wadah dan
baru boleh disantap setelah para dewa (dukun) bememang (membaca mantra)
memanggil para leluhur untuk ikut bersantap sebagai wujud rasa syukur
warga karena hasil panen yang melimpah.

 19-04-2020  Jelajah Desa Kutai Lama (JEDAK)

 19 April 2020

 Kecamatan Anggana


 03-05-2020  Upacara Adat Mecaq Undat Tabang

 03 Mei 2020 - 05 Mei 2020

 Desa Ritan Baru Tukung Ritan Kecamatan Tabang


Upacara Adat Mecaq Undat dilaksanakan di Kecamatan Tabang setiap Bulan Mei. Upacara Adat ini dilaksanakan untuk merayakan hasil panen yang melimpah oleh Suku Dayak Kenyah. Acara inti dari upacara adat ini adalah saat para wanita Dayak bersama-sama menumbuk beras hingga menjadi tepung, kemudian tepungnya diolah untuk kemudian dimakan beramai oleh semua yang merayakan pesta adat ini. Selain Upacara adat, pada malam harinya masyarakat setempat menampilkan sendratari yang menggambarkan perjalanan kedatangan Suku Dayak Lepoq Tukung dari daratan Cina ke Kecamatan Tabang.




 12-05-2020  Festival Beduk Saur Sungai Meriam Anggana

 12 Mei 2020

 Kecamatan Anggana


 14-06-2020  Festival Maluhu Tenggarong

 14 Juni 2020 - 21 Juni 2020

 Lapangan Sasana Krida Bhakti Desa Maluhu Tenggarong


 27-06-2020  Festival International Folk Arts Festival

 27 Juni 2020 - 05 Juli 2020

 Kecamatan Tenggarong


Tenggarong - Sejak tahun 2013, Pemerintah Kabupatren Kutai Kartanegara dan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura bekerjasama melaksanakan Upacara Erau yang dipadukan dengan International Folklore And Art Festival. Event budaya ini dilaksanakan setiap tahun, yang kini bertajuk Erau Adat Kutai and International Folk Arts Festival (EIFAF).

Upacara Adat Erau merupakan salah satu daya tarik event budaya yang ada di Kutai Kartanegara. Erau berasal dari bahasa lokal / daerah Etnis Kutai dan di sebut pula Eroh, yang berarti ramai, hilir mudik, bergembira, berpesta ria yang dilaksanakan secara adat oleh kesultanan / kerabat kerajaan dengan maksud atau hajat tertentu dan diikuti oleh masyarakat umum (menyeluruh) dalam wilayah administratif kesultanan. Dalam setiap pelaksanaan Upacara Erau akan mengambil salah satu tema dari tiga tema pelaksanaan Erau Adat dilingkup Keraton Kutai yaitu Erau Tepong Tawar, Erau Pelas Tahun, dan Erau Beredar di Kutai.

Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura sebagai pelaksana Upacara Erau akan menyelenggarakan berbagai upacara yaitu Beluluh Awal, Memberi makan Benua, Merangin, Mendirikan Ayu, Tarian Belian, Tarian Dewa, Tari Menurunkan Sanghiyang Sri Ganjur, Tari Memulangkan Sanghiyang Sri Ganjur, Menggorok Rendu, Mengundang Air, Menjemput/ ngalak Air, Tari Kanjarbini, Tari Kanjar laki, Mengambil / ngalak Air Tuli, Beluluh di keraton, bogorok, beumban, Rangga Titi, Mengulur Naga, Belimbur, Menyisik Lembusuana, Dewa Belian Menjala, Begelar, Seluang Mudik, Dewa Menjuluk Buah Bawal / Kamal, nyamper, dan di akhiri dengan Merebahkan Ayu.

Adapun agenda kegiatan EIFAF meliputi: kirab budaya, welcome dinner, parade peserta, mendirikan ayu, upacara pembukaan, pembukaan Kutai Kartanegara arts & crafts expo, jamuan makan siang, beluluh, bepelas malam I sampai malam ke VIII, pagelaran seni selama enam hari, lomba permainan dan olahraga tradisional, reception perwakilan EIFAF dengan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Pembukaan Festival Kuliner, Kukar art and craft expo, beluluh, folklore & art streetperformance, workshop tari jepen Kutai, festival kuliner, beseprah, pembukaan lomba perahu naga, reception perwakilan EIFAF dengan Dinas Pariwisata, Pembukaan lomba perahu ketinting, Kukar green, peragaan busana adat daerah Kutai, upacar mengulur naga, belimbur, Acara pelepasan peserta, upacara merebahkan ayu.



 03-08-2020  Festival Danau Uwis Puluhan Nusa

 03 Agustus 2020 - 04 Agustus 2020

 Kecamatan Muara Wis


 05-09-2020  Festival Danau Semayang Muara Wis

 05 September 2020 - 07 September 2020

 Kecamatan Muara Wis


Even Tahunan

Even