Benner Naga

Fashion Street

Bukit Bangkiray

Seni

Lapion

Statistik

Hit hari ini : 65
Total Hits : 315,744
Pengunjung Hari Ini : 26
Pengunjung Online : 3
Total pengunjung : 74,349

Flag Counter

Home Berita dan artikel

Berita dan artikel

FINALIS TERUNA DARA 2014, MEMASUKI TAHAP PRA KARANTINA

Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara, kembali melaksanakan Pemilihan Teruna Dara tahun 2014, setelah melakukan seleksi yang ketat maka terpilih lah 20 Finalis yang terdiri dari 10 orang Teruna dan 10 orang Dara, 20 orang Finalis tersebut akan mengikuti Pra Karantina selama 3 hari, di mulai dari tanggal 25-27 September 2014 yang dilaksanakan di Pendopo Wakil Bupati.

 Selama 3 (tiga) hari mengikuti Pra Karantina para Finalis Teruna Dara mendapatkan pembekalan materi dari para Narasumber, untuk hari pertama para Finalis diberikan pengatahuan tentang tata rias Modern dengan Pemateri dari La Tulief, dan tata rias Kutai serta tata cara membuat sanggul dengan pemateri dari Harpe Melati.

Di hari yang kedua para Finalis di beri pembekalan tentang Kepariwisataan dengan menghadirkan dua orang pemateri yaitu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara Dra. Sri Wahyuni. MPP., dan Dosen Politeknik Samarinda M. Fauzan Noor, dalam sesi ini dijelaskan tentang pengertian Pariwisata, serta potensi objek wisata yang ada di Kutai Kartanegara, para Finalis antusias mengikuti acara ini dengan diselingi Tanya jawab dengan para pemateri,

Pada hari yang sama para Finalis Teruna dan Dara diberikan materi Catwalk untuk persiapan malam Grand Final nantinya, yang di pandu oleh para senior mereka yang tergabung dalam Asosiasi Duta Wisata Indonesia (ADWINDO). Untuk hari yang ketiga para Finalis melakukan sesi Pemotretan yang dilaksanakan di Kedaton Kutai Kartanegara dengan menggunakan busana batik khas Kutai Melayu

Menurut ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Teruna Dara tahun 2014. Airin Susanti. SE.,MM yang juga menjabat Kasi Pemberdayaan Masyarakat Wisata, mengatakan bahwa kegiatan Pra Karantina baru pertama dilaksanakan, untuk tahun sebelumnya para Finalis langsung masuk Karantina untuk diberi materi / Pembekalan. Para Finalis Teruna Dara 2014, akan memasuki masa Karantina mulai 9 Oktober mendatang di hotel Grand Elty Singgana, untuk mempersiapkan pada malam Grand Final yang dilaksanakan pada 11 Okober 2014 di halaman Kedaton Kutai Kartanegara.

Finalis Teruna Dara 2014

NO   NAMA TERUNA              NO  NAMA DARA

1.    M. Taufik As’arie           2.  Diah Saraswati

3.    Ari Anggara                  4.  Windi Alisha Agustine

5.    Eko Susanto                 6.  Desya Shalfira Rizkyani

7.    M. Arie Pratama            8.  Tiara Verdiana Putri

9.    Ageng Rinda Barra        10. Yuli Winda Sari

11.  M. Noor Kholik              12. Herliyanoor Pebriyanti

13.  Wildanu Mukholadun     14. Ersa Rahmawati.

15.  Afif Nur Azhari               16  Hayyu Susani Putri

17.  M. Rahmat                   18. Norbaiti

19.  Sudirman                     20. Farah Yiuzzunisa Rahayu

RAPAT PARIPURNA ISTIMEWA, DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT KE 232 KOTA TENGGARONG

 Pemerintah Daerah Kutai Kartanegara dan DPRD Kutai Kartanegara, Senin 29 September 2014 mendengarkan Pidato Bupati Kutai Kartanegara pada HUT Kota Tenggarong yang ke 232

Rapat paripurna Istimewa dipimpin oleh Ketua Semantara DPRD Kutai Kartanegara H. Salehuddin.diisi dengan penyampaian Pidato Bupati Kutai Kartanegara yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Edi Damansyah. Terkait dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Tenggarong yang ke 323.

Bupati Dalam Pidatonya  mengatakan, setiap tanggal 28 September Pemerintah Daerah Kutai Kartanegara, selalu memperingati hari jadi Kota Tenggarong, peringatan ini penting untuk mengenang jasa-jasa para pendahulu .

 Dalam pidatonya yang dibacakan Sekkab Kutai Kartanegara Edi Damansyah bupati Kukar mengucapan selamat hari jadi Kota Tenggarong yang ke 232, “ semoga momentum ini menjadi pemacu semangat dan Motivasi guna mewujudkan keberhasilan Pembangunan secara menyeluruh di Kukar,

Dalam peringatan Hut Kota Tenggarong ini juga merupakan momentum yang sangat penting untuk introspeksi  dan perencanaan kedepannya yang lebih baik, dengan telah diselenggarakannya agenda demokrasi Pileng pada 9 April 2014 dan Pilpres 9 Juli yang lalu, yang berjalan aman dan damai dan “sebagai kepala daerah Bupati Kutai Kartanegara mengharapkan dukungan dan kerjasama pada seluruh anggota DPRD Kukar dan segenap komponen Masyarakat yang ada di Kutai Kartanegara.

 Hari Ulang Tahun Kota Tenggarong yang ke 232, tahun ini mengambil tema “ Wujudkan Kualitas Kehidupan Masyarakat Yang berbudaya dan Produktif  menuju Kutai Kartanegara yang Sejahtera dan berkeadilan, tema ini menurut Bupati berkenaan dengan Visi Kukar 2010-2015 yaitu mendorong Pemkab dan Dunia Usaha dan Masyarakat untuk mengarahkan Potensi yang dimiliki,

Di akhir pidatonya Bupati Kutai Kartanegara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan dan mewujudkan visi dan Misi Pembangunan Gerbang Raja, “ Insya Allah apa yang kita cita-citakan akan tercapai yakni untuk kemajuan, Kesejahteraan, dan Kejayaan Kutai Kartanegara,” Pungkasnya

Hari Ulang Tahun Tenggarong (HUT ) Diawali Dengan Ziarah Kemakam Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

 Peringatan Hari Ulang Tahun ( HUT )  Tenggarong  yang ke – 232 telah berlangsung pada tangal 28 September  2014, kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke -15, Aji imbut bergelar Aji Muhammad Muslihuddin kemudian makam A.M. Parikesit, AM. Salehuddin , Sayid M Bin Sayit saleh, Aji. Mohd Sulaiman. yang juga sebagai pendiri Kota Tenggarong.

 Ziarah   dilaksanakan dikompleks pemakaman Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang terletak di sebelah Museum Mulawarman, Tenggarong. Ziarah tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara ( Dinas Kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara ), dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Drs. Edi Damansyah, M.Si Bersama Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura H. Aji Muhammad Salehuddin II beserta seluruh Kerabat Kesultanan.

 Kegitan berlangsung dengan mengawali pembacaan riwayat singkat berdirinya kota Tenggarong oleh Camat Tenggarong Mulyadi, yang di lanjutkan dengan pembacaan Doa. dan sambutan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, S.Sos. MM, yang di wakilkan oleh Sekretaris Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara Drs. Edi Damansyah, M.Si., beliau mengatakan, bahwa 232 tahun silam Aji Imbut telah memindahkan Ibu Kota Kesultanan Kutai dari Pamerangan ke Tepian Pandan kemudian disebut Tangga Arung atau rumah para raja. Hal tersebut menjadi perjalanan sejarah  panjang Kota Raja. Tangga Arung tumbuh dan berkembang  seiring perjalanan sejarah sehingga penduduknya  hidup dan berkarya di Kota yang Kini bernama Tenggarong.

Beliau juga mengatakan bahwa ziarah itu untuk menghargai dan mendoakan para pemimpin terdahulu yang telah mengawali pembangunan di Kutai dan juga mengingatkan terhadap kebesaran dan kejayaan Kerajaan Kutai  Kartanegara Ing Martadipura. ‘’ Kebesaran Kesultanan Kutai Kartanegara hendaknya tetap dipertahankan pada saat ini dan yang akan datang, yaitu dalam bentuk pembangunan yang tentunya melibatkan masyarakat,’’ . sementara itu Tenggarong sangat terbuka bagi pendatang, sehingga beragam etnis hidup berdampingan, kebersamaan ini harus kita jaga dan pelihara sebagai dasar pembangunan.

 Sultan H.Aji Muhammad Salehuddin II menyampaikan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Mentri Sekretaris Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Gondo Prawiro, mengapresiasi Kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara atas perhatiannya terhadap kebudayaan asli, sehingga pesta adat seni dan Budaya Erau Tetap terjaga dan terkenal di mancanegara.

setelah pembacaan doa dan sambutan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kesultanan Ing Martadipura, seluruh peserta yang menghadiri bersama - sama menuju makam Sultan dengan mulai mengucur dan menabur bunga di atas Makam Aji Imbut olehSekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Drs. Edi Damansyah, M.Si dan Sultan HAM Salehuddin II beserta kerabat Kesultanan Ing Martadipura, yang di lanjutkan dengan makam sultan - sultan lainnya yang berada di kompleks pemakaman tersebut.

kegiatan ziarah dilanjutkan pembacaan doa haul Jamak bagi para Sultan Kutai yang dilaksanakan dibalai Agung Panca Persada Kedaton Kesultanan yang berada di belakang Museum Mulawarman Tenggarong  dengan mengundang beberapa pondok pesantren yang ada di Tenggarong dan warga, serta tamu undangan lainnya.

Hari Kedua Workshop II Tenggarong Kutai Carnival 2014

Workshop Tenggarong Kutai Carnival (TKC) memasuki hari kedua (2/9). Pada hari ini beberapa peserta TKC telah membawa desain kostum mereka. Instruktur dari Jember Fashion Carnival (JFC) meminta mereka mengenakan kostum dan sekaligus memperagakannya di arena workshop. Setelah itu para instruktur  melakukan beberapa evaluasi terhadap beberapa kostum tersebut.








Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan oleh para talent saat mereka mengenakan kostum diantaranya adalah kenyamanan pada saat mengenakan kostum. Jika mereka merasa tidak dengan nyaman dengan kostum yang mereka kenakan nantinya. maka mereka tidak akan bisa tampil maksimal pada saat pelaksanaan show time bulan depan.








Materi dan kegiatan yang dilaksanakan oleh para talent TKC dihari ini adalah Evaluasi kostum serta pengenalan make up carnival yang langsung dipraktekkan oleh peserta TKC. Selain itu adalah berlatih runway atau fashion on the street. seluruh talent khususnya anak-anak sangat antusias mengukuti workshop ini dan mereka bertekad untuk tampil maksimal dan sebaik-baiknya pada show time TKC tanggal 18 Oktober mendatang.




WORKSHOP II TENGGARONG KUTAI CARNIVAL 2014


Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali melaksanakan Workshop II bagi talent Tenggarong Kutai Catrnival (TKC) yang dimulai sejak tanggal 1 s/d 6 September 2014. Workshop ini dilaksanakan sebagai salah satu persiapan untuk pelaksanaan Show Time Tenggarong Kutai Carnival yang akan berlangsung pada tanggal 18 Oktober 2014 di Tenggarong.












Workshop II ini kembali mendatangkan instruktur dari Jember Fashion Carnival sebanyak 6 (enam) orang yakni Ivan beserta rekan-rekannya. Mereka khusus didatangkan untuk memberikan pembekalan tambahan bagi para peserta (talent) TKC yang saat ini sedang merancang dan membuat desain kostum mereka sendiri. Tahun ini lebih istimewa karena talent TKC tidak hanya diikuti oleh remaja dan dewasa tetapi juga anak-anak yang akan menjadi kid talent dan akan tampil juga pada Show Time Oktober bulan depan.










Tahun ini tema yang akan diangkat oleh TKC adalah Mangrove, Purun dan Enggang. ketiga tema ini sama dengan tema TKC tahn-tahun sebelumnya yaitu mengangkat budaya dan alam di Kutai Kartanegara. Karnaval ini diharapkan akan menjadi salah satu daya tarik yang mampu menyedot perhatian wisatawan nusantara maupun asing untuk datang dan mengunjungi Kutai Kartanegara sehingga dapat berdampak bagi peningkatan pendapatan bagi masyarakat serta pendapatan asli daerah.




Juara Lomba Foto Beautiful Erau 2014


Setelah melewati waktu yang cukup lama yaitu dari tanggal 15 Juli 2014 sampai dengan 15 Agustus 2014, akhirnya terpilih juara foto terfavorit yang mendapat dukungan paling banyak dari pecinta fotografi dan masyarakat. Tidak mudah untuk mendapatkan juara ini, persaingan untuk mendapat dukungan terus silih berganti dan saling menyusul agar mendapat simpatisan dari para pesbukers. Hasilnya foto Tari Tradisional Bangladesh karya Herdi Tanjong mendapatkan 704 dukungan keluar sebagai Juara Terfavorit Lomba Beautiful Erau 2014.



Pada tahap Penjurian yang di lakukan tanggal 20 Agustus 2014 bertempat di Ruang Serba guna Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara, hadir sebagai juri fotografer profesional yaitu Ray Bachtiar Dradjad yang juga pendiri Kamera Lubang Jarum Indonesia, Bank Kaltim Cabang Tenggarong serta Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kutai Kartanegara Dra. Sri Wahyuni. MPP. Hasil penjurian terpilihlah Pemenang Lomba Foto Beautiful Erau 2014 yaitu :



Juara I dengan judul foto Korsel Dance Perform karya M. Iqbal Dimar.



Juara ke II dengan judul foto Obsesi Orang Mesir karya Salehuddin Muhammad

Juara ke III dengan judul foto Tarian Perang Suku Dayak Benuaq

Juara Foto Unik dengan judul foto Di Balik Lensa Sultan karya Taqien Hw   



Juara Foto Favorit dengan JudulTari Tradisional Bangladesh karya Herdi Tanjong



Juri fotografer profesional yaitu Ray Bachtiar Dradjad mengtakan alasannya dalam memilih pemenang foto yaitu mengacu pada ketentuan lomba, peristiwa dan tema lomba Foto Beautiful Erau 2014.

Judul Foto Korsel Dance Perform karya M. Iqbal Dimar yaitu penampilan seorang penari Korsel pada saat kegiatan Street Performance Folklore International. Foto ini mencerminkan bahwa sebuah budaya dapat di sampaikan secara universal dan melalui tarian budaya itu terlihat bahwa terjadi interaksi penari dengan penonton sehingga dapat memahami isi pesan yang di sampaikan oleh si penari dengan kebudayaan yang di bawakannya, dan terlihat antusias penonton serta adanya keterkaitan dengan tema lomba foto yang menggambarkan keindahan dan keakraban.  

Judul Foto obsesi Orang Mesir, Yaitu tercermin kegembiraan peserta Folklore dari negara Mesir saat saling besimbur aer pada kegiatan belimbur. Secara hasil fotografi, foto ini memang bagus. Negara Mesir yang di ilustrasikan dengan cuaca yang sangat panas karena gurun pasir dan bahkan sulit untuk mendapatkan air serta tidak ada tradisi seperti belimbur.

Judul Foto Tarian Perang Suku Dayak Benuaq, tari perang yang Exsperimental ini menceritakan tentang seorang pahlawan yang sedang berperang melawan musuhnya. Dengan gerak yang penuh dinamis dan gambaran tradisi untuk sebuah budaya yang selalu bergerak. 

Bagi pemenang Lomba Foto Beautiful Erau 2014 agar mengirimkan file foto asli / ke panitia penyelenggara, melalui email lombafotoeifaf@gmail.com atau datang langsung ke kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Kutai Kartanegara ( Seksi Data dan Informasi ). 


SHOW TIME WONDERFUL ARTCHIPELAGO CARNIVAL INDONESIA DAN LAUNCHING ASOSIASI KARNAVAL INDONESIA (AKARI)



Untuk pertama kalinya Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia dilaksanakan dan diikuti oleh 6 propinsi di Indonesia. Perhelatan ini dilaksanakan di Jember dan event ini digagas oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI), acara yang berlangsung kemarin (23/08) berlangsung meriah dan sukses. Start dari Alun-alun Jember sampai Lapangan PTPN XII, para peserta dari 6 propinsi tampil disaksikan oleh puluhan  ribu penonton dan diliput ribuan media massa dalam dan luar negeri.






    Acara WACi dilaksanakan sekaligus dengan launching atau peresmian AKARI oleh I Gde Pitana, Kepala Badan Professional Skill Development Kemenparekraf, selain itu hadir juga Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus, Konventsi, Insentif dan Event Akhyaruddin beserta BUpati Jember M.Z.A Djalal dan Kapolres Jember. Dalam sambutannya Pitana mengatakan “Indonesia merupakan Negara yang kaya budaya namun kalah bersaing. Karena itu, kekayaan itu perlu dikenalkan dalam bentuk karnaval agar mampu menarik wisatawan”.






    Menurut Pitana berdirinya WACI tidak bermaksud menyaingi karnaval yang sudah ada dibeberapa daerah, tetapi justru sebaliknya, pemerintah ingin mengangkat setiap karnaval yang ada di daerah agar lebih dikenal di dalam maupun di luar negeri. Diharapkan dengan adanya WACI, semua propinsi bisa membentuk AKARI dan akhirnya bisa mengikuti WACI setiap tahunnya.






GENERAL REHEARSAL (GLADI BERSIH) WACI


Tenggarong Kutai Carnival bersama 5 propinsi delegasi Asosiasi Karnaval Indonesia akan tampil perdana dalam acara show time Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia (WACI) 2014. Jember menjadi tuan rumah untuk acara yang baru pertama kali dilaksanakan ini, hal ini dikarenakan Jember melalui JFC sudah melaksanakan karnaval dengan pengalaman selama 13 tahun dan Jember sudah dikenal di dunia internasional. Dengan dilaksanakannya perhelatan WACI di Jember diharapkan agar WACI bisa lebih cepat dikenal.

    WACI dilaksanakan setelah serangkaian kegiatan coaching clinic di enam propinsi yakni DKI Jakarta, Bali, Kepulauan Riau, Kaltim, Jateng dan Bangka Belitung. WACI diharapkan menjadi etalase karnaval nusantara.

    6 (enam) propinsi yang diwakili oleh Solo Batik Carnival, Tenggarong Kutai Carnival, Belitung Beach Carnival, Kuta Carnival, Jakarnaval dan Gading Night Carnival akan tampil dalam acara yang dihadiri oleh ribuan penonton beserta media massa dari dalam dan luar negeri.




    Tenggarong Kutai Carnival akan tampil dengan kostum bertema Belian, Anggrek dan Seraong serta dua kostum untuk tema carnaval tahun ini yakni purun dan mangrove. TKC juga membawa para penari Belian yang turut mengiringi peserta sampai di garis finish.


WELCOME DINNER WONDERFUL ARTCHIPELAGO CARNAVAL INDONESIA 2014


    Berlangsung di Central Park (Runway Utama) acara Welcome Dinner (21/08) yang dihadiri oleh semua talent dan crew WACI. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemenparekraf, Sekda Bupati Jember, Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus, Konvensi, Insentif dan Even, Kemneparekraf beserta rombongan, Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Jember, Ketua dan Sekjen DPP AKAri, Wakil Sekjen DPP ASPERAPI, JFC Management beserta undangan.




    Acara ini diisi dengan briefing WACI oleh DPP AKARI dan Kemenparekraf. Tim Tenggarong Kutai Carnival (TKC) turut serta dalam acara ini dan mengikuti briefing dalam persiapan acara puncak WACI yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2014.







    Setelah acara Welcome Dinner, para peserta WACI mengikuti General Rehearsal (Gladi Bersih WACI –I di Central Park.





Tenggarong Kutai Carnival Akan Tampil Pada WACI 2014 Di Jember


Sebanyak 71 orang yang merupakan tim utusan dari DPD Kalimantan Timur yang terdiri atas talent TKC, Helper beserta official dari Dinas Kebudayaan dan Pariiwisata Kabupaten Kutai Kartanegara berangkat menuju Jember (21/08), dalam rangka mengikuti acara Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia (WACI) 2014. 





Event  WACI untuk pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia dan akan diikuti oleh utusan DPD AKARI dari 6 Propinsi di Indonesia, yaitu Akari Bali, Akari Kepulauan Riau, Akari Bangka Belitung, Akari DKI Jakarta, Akari Jawa Tengah dan Akari Kaltim yang diwakili oleh Tenggarong Kutai Carnival (TKC) dari Kutai Kartanegara.


  


Tim TKC beserta official berangkat menuju Jember dengan persiapan yang matang dan beertekad untuk tampil sebaik-baiknya pada acara berkelas internasional tersebut. Sebelum berangkat bertempat di Halaman Gedung Kembar B Kompleks BUpati Kutai Kartanegara terlebih dahulu diadakan briefing oleh Kepala Bidang Pemasaran Wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bapak Drs. Witontro.


Acara show time WACI nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2014, sekaligus lauching Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI).