Benner Naga

Fashion Street

Bukit Bangkiray

TOPENG KEMINDU

Lapion

Statistik

Hit hari ini : 283
Total Hits : 391,993
Pengunjung Hari Ini : 60
Pengunjung Online : 4
Total pengunjung : 94,230

Flag Counter

Home Berita dan artikel

Berita dan artikel

TERUNA DARA 2014 DIBEKALI MATERI TABLE MANNER

 Setelah seremoni  pembukaan karantina  Teruna Dara 2014, peserta langsung menerima pembekalan materi Table Manner  yang di sampaikan oleh Bapak Harianto, Amd.Par  Manager  Grand Elty Singgasana  didampingi oleh Dara 2013.  Penyampaian pertama mengenai perhotelan baik dari fasilitas, kamar, menu makanan, dan lain – lain yang memenuhi standar. Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan Table manner atau cara makan atau jamuan makan yang berupa video penyambutan tamu undangan kenegaraan jamuan makan kenegaraan.

 Dalam penyampaiannya dijelaskan bahwa ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada saat jamuan makan, misalnya berbicara pada saat makan dalam keadaan makanan masih dimulut. Tanya jawab dengan peserta teruna dara Kutai Kartanegara 2014, banyak menanyakan cara beretika dalam makan kemudian makanan minuman yang halal dimakan oleh umat muslim.

Materi Table manner selama ini meliputi penyiapan dan pengaturan meja dengan sebaik – baiknya, cara memenuhi undangan, berpakaian yang rapih untuk menghadiri undangan, cara duduk, cara makan, cara berbicara di tempat perjamuan, dan upaya mengatasi keadaan darurat dimeja makan. Dalam perkembangan materi table manner ini mencakup style dan kreativitas, terutama dalam set up, dekorasi dan penggunaan peralatan.

 “Materi table manner merupakan salah satu materi yang sangat penting untuk diketahui oleh teruna dara karena dapat membentuk etika, sikap, perilaku yang bermanfaat bagi pergaulan secara lebih luas “ dalam pemaparan Harianto selaku pemateri Table Manner.

Pembukaan Karantina Teruna Dara 2014





Masa karantina Pemilihan Taruna Dara 2014  Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2014 telah dimulai dari tanggal 8 sampai dengan 10 oktober 2014 bertempat di Hotel grend Elty Singgasana Tenggarong. Diiukuti oleh 19 Teruna Dara Peserta dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Selama 3 hari dikarantina peserta di berikan pembekalan mengenai intelektual, kemampuan, dan pengembangan kepribadian sebagai teruna dara dimana kelak mereka akan mewakili daerahnya untuk memperkenalkan Budaya pariwisata yang ada di kutai kartanegara.

 Dalam sambutan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemasaran Wisata Drs. Witondro mngatakan bahwa “ dalam beberapa bulan ini kita akan mengadakan event salah satunya kegiatan HUT Kota Raja kemudian mengikuti Festival Kemilau di Samarinda diharapkan kesiapan Terana dara yang telah terpilih nanti dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, ditambahkannya pula Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan membantu Teruna Dara untuk membuka peluang pekerjaan salah satunya telah bekerja sama dengan Bank Kaltim, Ketika para Teruna Dara Ingin bekerja diusahakan bisa masuk karena telah melalui tahap seleksi yang ketat ketika masuk di Teruna Dara  dan mempunyai kemampuan yang memadai.

 Malam Grand Final Teruna Dara Wisata Tahun 2014 akan di selenggarakan pada tanggal 10 Oktober 2014 pukul 07.00 Wita di Halaman Kedaton Kutai Kartanegara, diharapkan seluruh warga yang ingin menonton ataupun sebagai supporter hadir pada malam acara tersebut.


Pameran Manik Se Borneo Akan Diadakan Di Museum Mulawarman, Tenggarong



Pameran manik-manik se-Borneo akan  diselenggarakan di Tenggarong, Kutai Kartanegara bertempat di Museum Mulawarman Tenggarong. Pameran ini akan berlangsung selama sepekan mulai tanggal 14 s/d 22 Oktober 2014. Pameran ini rencananya akan diikuti oleh Museum Kalimantan Barat, Museum Kalimantan Timur, Museum Kalimantan Tengah dan juga Museum Kalimantan Selatan. Selain itu pameran ini juga diikuti olej negara lain yaitu Museum Sabah, Museum Serawak dan Museum Brunei Darussalam, sehingga pamerannya disebut sebagai pameran manik se-Borneo.






Pameran manik ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya untuk menyamakan visi antara museum Borneo juga untuk mengangkat citra budaya Kalimantan ke ajang Internasional.






Perhiasan manik-manik merupakan kerajinan tangan yang menjadi salah satu simbol perekat bagi budaya Kalimantan, karena hampir seluruh simbol daerah Kalimantan baik Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat, selalu memanfaatkan manik-manik sebagai perhiasan. Manik-manik tersebut biasanya dimanfaatkan sebagai pemanis baju adat, sebagai perhiasan wanita suku dayak, sebagai hiasan dinding, hiasan gerabah bahkan perkembangannya kini manik-manik juga dimanfaatkan untuk tas, dompet dan sarung telepon genggam maupun tempat pensil atau pulpen.


Manik adalah sejenis benda yang relatif sangat kecil yang berlubang di tengahnya sebagai tempat untuk dimasuki sejenis benang atau tali dan selanjutnya dirangkai sebagai untaian. Keindahan manik ini tergantung pada bahan yang dipakai, bentuknya zat warna yang ditambahkan keterampilan dan teknik pembuatannya.


Fungsi manik dalam masyarakat selain sebagai perhiasan juga sebagai sarana upacara keagamaan. Sebagai benda kuno manik juga sangat penting bagi penelitian arkeologi dan sejarah peradaban manusia. Berdasarkan bahannya manik terdiri atas manik kaca, batu, kerang, tulang, biji-bijian, kayu, merjan, mutiara, damar, lempung dan logam.



 



 



 



Press Conference Tenggarong Kutai Carnival 2014


Press Conference Tenggarong Kutai carnival (TKC) kembali diadakan untuk ketiga kalinya.Acara ini dilaksanakan sebelum pelaksanaan gelaran Carnival pada tanggal 18 Oktober 2014 Pukul 13.00 hari minggu. Kepala Dinas kebudayaan dan Pariwisata Dra SriWahyuni.,MPP menggelar acara ini bersama ketua Tenggarong Kutai Carnival (TKC) Nor Fajri.








Pada Show Time TKC 18 Oktober nanti sebanyak lebih kurang 91 Talent Dewasa dan 40 Talent Anak-anak akan tampil ambil bagian dalam carnaval ini.Konsep carnaval tahun ini agak berbeda daripada tahun tahun sebelumnya karena perlu mendapat penguatan penguatan guna menjadikannya sebagai evenmt wisata khusus yang unik dan berciri khas daerah.








Tahun ini konsep runway TKC terlebih dahulu para talent akan melintasi runway sepanmjang 125 meter dihadapan sekitar 1300 undangan VVIP, para orangtua talent, undangan-undangan dari dalam dan luar daerah maupun para wartawan dan photografer yang sudah disiapkan tenda khusus untuk mereka. para undangan maupun pers akan mendapatkan ID khusus dengan kodifikasi sesuai dengan lokasi masing-masing tenda yang telah disiapkan.








Tema TKC tahun ini The Nature of Borneo, dengan tiga tema yaitu Mangrove, Purun dan Burung Enggang. Dalam carnaval ini selain para talent para penari tyradisional juga akan tampil mengawali setiap tema, yaitu sebanyak 22 penari tradisional akan ikut serta pada parade varnival pada tanggal 18 Pktober mendatang.







Melalui gelaran TKC, diharapkan Tenggarong sebagai Kota Wisata makin dikenal luas melalui berbagai publikasi event maupun kunjungan wisatawan yang menyaksikan TKC. Disamping itu, event TKC ini diharapkan menjadi pendorong bahi tumbuhnya seni kreatif, produktifitas kreatif dan ekonmoni kreatif di Kutai Kartanegara.


Peduli Dan Kreatif Sapta Pesona 2014


Dinas Kebudayaan dan Fariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara akan kembali mengadakan Festival Kota Raja yang ke 232 dan dalam memeriahkannya kembali akan mengadakan lomba Peduli dan Kreatif Sapta Pesona 2014. Lomba ini bertujuan agar masyarakat lebih kreatif mengolah sampah yang masih bisa dipakai dan di daur ulang. seperti pada tahun 2013 yang lalu Pemanfaatan daur ulang sampah menjadi barang berguna, seperti kantong plastik dan bonggol jagung, Kantong plastik yang bisa dijadikan sebagai hiasan bunga maupun tas cantik, sedangkan bonggol jagung bisa kita jadikan sebagai vas bunga.












Pada tahun ini di buka pendaftaran dan pengumpulan hasil karya mulai dibuka pada tanggal 30 September s/d 31 Oktober 2014. Karya bisa dikumpulkan melalui Desa/ Kecamatan masing - masing peserta, Pengumuman finalis akan diumumkan pada tanggal 3 November 2014, dan Penjurian finalis pada tanggal 4 dan 5 November 2014. Hasil karya harus dilampirkan foto proses pembuatan karya dari pertama proses 0% s/d 50%.





Pendaftaran peserta melalui SMS dengan format : Nama peserta, Nama kelompok, Alamat kelompok, Bahan daur ulang yang digunakan, Karya yang dihasilkan. SMS dikirim ke Salendro (085856060734) atau Yani (08125366191). Segera daftarkan kelompok Anda, piala dan uang pembinaan menanti Anda.


RAPAT PERSIAPAN RAKERNAS ASITA III

 Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) ke-3 akan dilaksanakan di Kota Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur, pada tanggal 16 – 18 Oktober 2014 mendatang. Hal ini telah ditetapkan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) ASITA, dengan menunjuk Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASITA Kalimantan Timur sebagai Tuan Rumah Penyelenggara RAKERNAS ASITA 2014 di Kabupaten Kutai Kartanegara.

RAKERNAS ini akan dihadiri oleh pengurus dan anggota ASITA dari seluruh Indonesia yang diperkirakan akan mencapai 500-an orang. Acara ini memiliki nilai strategis untuk promosi pariwisata Provinsi Kalimantan Timur pada umumnya serta Kabupaten Kutai Kartanegara pada khususnya, karena akan dihadiri secara langsung oleh pimpinan biro-biro perjalanan dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Keistimewaan RAKERNAS kali ini adalah karena dalam waktu yang bersamaan juga akan digelar Travel Fair yang akan menghadirkan potensial buyers dari dalam dan luar negeri serta di akhir acara nanti akan dilaksanakan Post Tour mengunjungi objek-objek wisata unggulan yang ada di Kutai Kartanegara.

 Agar kegiatan berjalan lancar, pada hari Kamis 9 Oktober 2014 Panitia Pelaksana Rakernas Asita menggelar rapat Koordinasi di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata, yang dihadiri Ketua DPD Asita Kaltim. H Eddy Yusuf Assainar, Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dra. Sri Wahyuni. MPP serta Panitia Pelaksana yang terdiri dari pihak Asita dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kukar.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai persiapan masing-masing seksi di kepanitian Rakernas, dan meminta laporan kesiapan atau kendala masing-masing seksi, mulai dari seksi akomodasi dan Transportasi, acara, serta konsumsi, dalam laporannya bagian akomodasi melaporkan bahwa hotel tempat menginap peserta telah disiapkan dan menjelaskan proses penjemputan peserta dari bandara di Balikpapan sampai penempatan peserta di hotel.

 semantara itu seksi acara menyampaikan adanya penambahan meja regestrasi untuk menghindari antrian dan memudahkan peserta, semua peserta akan melakukan regestrasi di hotel grand Fatma, serta adanya pembagian piket untuk petugas regestrasi mengingat kedatangan peserta yang bertahap, serta penunjukan MC, Pembaca Doa untuk acara pembukaan nantinya.  Diakhir rapat juga dibahas tentang City Tour yaitu membawa perserta berkeliling mengunjungi objek wisata di Tenggarong diantaranya Meseum Mulawarman serta Planetarium, serta partisipasi peserta Asita untuk mengikuti kegiatan Pesta Malam atau pelepasan 10.000 Lampion untuk pemecahan MURI

 Dra. Sri Wahyuni MPP., mengharapkan kepada seluruh kepanitiaan untuk terus berkoordinasi demi lancarnya kegiatan ini, sebab dengan suksesnya pelaksanaan Rakernas ini diharapkan menjadikan Kutai Kartanegara menjadi Destinasi Wisata dari dalam maupun Luar Negeri.





Pendaftaran Pelepasan 10.000 Lampion


Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Tenggarong ke 232, Dinas Kebudayan Dan Pariwisata akan melaksanakan kegiatan Festival Kota Raja (FKR) ke III. Dari tanggal 28 September 2014 s/d 28 Oktober 2014. Salah satu dari rangkaian kegiatan tersebut, terdapat kegiatan Pesta Langit Malam dengan menerbangkan Lampion sebanyak 10.000. Sekaligus memecahkan rekor MURI penerbangan Lampion terbanyak.






Diharapkan dalam kegiatan tersebut masyarakat Tenggarong dan sekitarnya, paguyuban - paguyuban, komunitas - komunitas, serta organisasi yang ada, bisa ikut berpartisifasi sebagai peserta Pelepasan Lampion sebanyak 10.000, setiap utusan  sebanyak 10 orang. Untuk pendaftaran dibuka dari tanggal 7 Oktober 2014, bisa langsung ke Planetarium Jagad Raya Tenggarong, pendaftaran dibuka selama jam kerja, setiap hari dan pendaftaran ditutup pada tanggal 15 Oktober 2014. Bagi peserta yang berada diluar Tenggarong, bisa mendaftar atau menghubungi :



1. Dahlia    : 0812 - 91362472



2. Dyna      : 0853 - 10289944



3. Iin         : 0821 - 58000633



4. Heny      : 0852 - 50399579



Kegiatan Pelepasan 10.000 Lampion, akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 18 Oktober 2014, pukul 17.00 Wita sampai selesai. Di halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara. diharapkan seluruh peserta mengenakan pakaian/baju organisasi/paguyuban/komunitas.


Ulang Tahun Komunitas Pecinta Astronomi Kutai Kartanegara Di Planetarium Jagad Raya


Rabu, 8 Oktober 2014. Dalam rangka Hari Ulang Tahun Komunitas Pecinta Astronomi Kutai Kartanegara yang ke 1 dan memperingati Hari Astronomi Internasional, KOMPAS mengadakan acara syukuran sekaligus pengamatan Gerhana Bulan Total di halaman parkir Planetarium Jagad Raya Tenggarong. Acara ini berlangsung dari pukul 18.00 sore diisi dengan pengamatan gerhana, sholat Maghrib berjama'ah, dilanjutkan lagi dengan mengamati gerhana.





Disebut juga dengan Gerhana Bulan Merah Darah, gerhana ini dapat dilihat juga secara langsung maupun menggunakan teropong. Peristiwa ini diiringi juga dengan hujan metero yang sangat terang. Fenomena alam ini pernah terjadi pada April 2014 lalu. Komunitas Pecinta Astronomi Kutai Kartanegara mengadakan acara syukuran dan pengamatan gerhana dengan mengundang sejumlah komunitas, seperti Oi (Orang Indonesia), ADWINDO, dan masih banyak lagi. Serta anak - anak sekolah juga ikut memeriahkan acara ini, seperti SMP 2 dan SMU 2.





Tidak ketinggalan para siswa Akademi Kebidanan Kutai Kartanegara juga ikut berpartisipasi dalam acara ini. Masyarakat umum juga tidak mau ketinggalan untuk menyaksikan gerhana bulan ini. Kelompok Penyanyi Jalanan diundang untuk ikut serta memeriahkan acara ini. Acara ini di sponsori oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kutai Kartanegara, Radio SBK, HUMAS Kutai Kartanegara,dan masih banyak lagi.


Gerhana Bulan Total Di Kutai Kartanegara


Gerhana bulan total akan terjadi di Indonesia pada tanggal 8 Oktober 2014, kecuali di Banda Aceh. Di Kutai Kartanegara dapat dilihat mulai dari pukul 17.59 sore. Gerhana bulan terjadi karena saat bulan purnama terbit di ufuk timur di seluruh Indonesia sudah mengalami gerhana. sehingga purnama ini menjadi langka. Bulan diperkirakan akan berwarna lebih gelap di bandingkan purnama - purnama lainnya.







Sehubungan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Komunitas Pecinta Astronomi (KOMPAS) Kutai Kartanegara yang ke 1 dan bertepatan dengan peringatan Hari Astronomi Internasional (HAI), Komunitas Pecinta Astronomi Kutai Kartanegara mengadakan acara pengamatan Gerhana Bulan Total, yang dilaksanakan di halaman parkir Planetarium Jagad Raya Tenggarong.







Acara ini dilaksanakan dari pukul 18.00 sore, dimulai dengan pengamatan gerhana bulan total, dilanjutkan sholat Maghrib berjamaah, syukuran Hari Ulang Tahun Komunitas Pecinta Astronomi Kutai Kartanegara, hingga pengamatan bulan purnama. Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) diundang untuk mengisi hiburan dalam acara ini.


Penayangan Festival Erau Di Explore Indonesia Kompastv

Penayangan Film Exotic acara Explore Indonesia episode Erau di Kompastv, yang akan di tayangkan pada malam ini Rabu Tanggal 8 Oktober 2014, pada pukul 20.00 WITA. Penayangan ini akan di bagi kedalam tiga episode antara lain Pesut mahakam, Festival Erau Adat Kutai dan International Folk Art Festival seta upacara Desa Budaya Mecak Undat.

adapun kru - kru yang terlibat di dalam pembuatan film tersebut ialah Fitri Oktarini sebagai Produser, Devita Adelia sebagai Staf Produksi, Salman Fariz sebagai Kameramen, Dayu Hatmanti sebagai Presenter.

Penayangan film ini akan menceritakan daya tarik Kutai Kartanegara tak hanya pada hasil tambangnya,  tapi juga di pergelaran budaya yang dilaksanakan rutin setiap tahun.  Pergelaran yang digelar marathon 7 hari 7 malam ini tak lepas dari sejarah Kutai Kartanegara yang disebut-sebut sebagai kerajaan tertua di bumi Indonesia. di dalam film ini akan menayangkan rangkaian peristiwa selama Erau berlangsung. seperti beluluh, bepelas, beseprah, street performance, festival dragoon boat, dan lain - lain.

Selama berada di Kutai Kartanegara tim Kompastv juga melakukan peliputan mengenai upacara desa budaya Mecak Undat, Lung Anai Kutai Kartanegara, sebuah desa adat Dayak Kenyah, Penyelenggaraan upacara Mecak Undat untuk mengucap syukur atas hasil panen yang mereka dapat. Upacara Mecak undat dibuka dengan pemukulan gong oleh tamu kehormatan dan penumbukan beras dalam sebuah lesung panjang menggunakan elu atau kayu sepanjang dua meter.  Masyarakat menumbuk beras hingga menjadi tepung. Tepung yang sudah halus kemudian dimasukkan ke dalam bambu muda, lalu dibakar hingga matang. Tepung yang sudah matang itulah yang disebut Undat. Panen raya Mecak Undat dimeriahkan dengan sejumlah pergelaran tari-tarian dan lomba ketangkasan melempar panah.

Explore Indonesia tidak hanya mengikuti perhelatan akbar Festival Erau. Dayu Hatmanti bersama komunitas "Save Pesut Mahakam" juga menyusuri Sungai Mahakam melalui Kota Bangun, bermaksud melihat secara langsung pesut mahakam yang semakin hari jumlahnya semakin sedikit. Saat ini jumlahnya sekitar 97 ekor saja. Pesut berkurang populasinya karena semakin tingginya utilitas Sungai Mahakam, tersangkut jaring nelayan sudah tidak di gunakan lagi oleh nelayan. Pesut mulai sulit bertahan di Sungai Mahakam lantaran ramainya lalu lintas sungai. Tak hanya perahu kayu bermotor tapi juga tug boat pembawa batubara ke laut lepas. Pesut Mahakam mirip dengan lumba-lumba - lumba di laut.